SUMBER: Dimyati A, Operations Research, Model-Model Pengambilan Keputusan, Sinar Baru Algensindo, Bandung, 2006.
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Perwakilan badan kesehatan dunia mendapat tugas untuk meningkatkan perawatan kesehatan di Negara-negara sedang berkembang. Badan tersebut memiliki 5 tim medis yang tersedia untuk dialokasikan diantara 3 negara sedang berkembang untuk meningkatkan perawatan kesehatan pendidikan kesehatan dan program-program pelatihan. Oleh karena itu badan tersebut perlu untuk menentukan berapa banyak tim (jika ada) untuk dialokasikan pada masing-masing Negara tersebut utnuk memaksimumkan efektifitas total dari kelima tim medis. Tim-tim tersebut harus tetap lengkap sehingga jumlah yang dialokasikan pada tiap-tiap Negara adalah integer. Ukuran performance yang digunakan adalah penambahan tahun umur kehidupan orang (untuk beberapa Negara, ukuran ini sama dengan ekspetasi penambahan umur kehidupan di Negara tersebut dalam tahun dikalikan dengan populasinya). Table dibawah ini memberikan tambahan umur kehidupan orang / penduduk (dalam perkalian peribuan) untuk tiap-tiap Negara untuk setiap alikasi tim medis yang memungkinkan. Alokasi yang manakah yang memaksimumkan ukuran performansi?
Tabel data untuk permasalahan perwakilan Badan Kesehatan Dunia

Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Berikut merupakan elemen-elemen dasar teori permainan:
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2,
Pengertian CPM dan PERT
|
2
komentar
|
edit



Posted In
Krakteristik Sistem Antrian dan Perilaku Biaya,
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit



Posted In
Pemrograman Linear,
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Metode simpleks merupakan prosedur aljabar yang bersifat iterative, yang bergerak selangkah demi selangkah, dimulai dari suatu titik ekstrim pada daerah fisibel (ruang solusi) menuju ke titik ekstrim yang optimum.
Maksimumkan: z = c1x1 + c2x2 + … + cnxn
Berdasarkan pembatas:
Posted In
Metode Simpleks,
penelitian operasional 2
|
0
komentar
|
edit
Posted In
penelitian operasional 2,
Teori Antrian
|
0
komentar
|
edit
Teori dualitas merupakan salah satu konsep program linier yang penting dan menarik ditinjau dari segi teori dan praktisnya. Hal yang melatar belakangi adalah bahwa setiap masalah program linier mempunyai satu program linier lain yang saling berkaitan yang disebut “dual”, sedemikian sehingga solusi pada persoalan semula yang disebut “primal” juga member solusi pada dualnya. Bentuk umum masalah primal dual adalah sebagai berikut:
Primal:
Maksimumkan: z = c1x1 + c2x2 + … + cnxn
Berdasarkan pembatas:
a11x1 + a12x2 + … + a1nxn <= b1 a21x1 + a22x2 + … + a2nxn <= b2 . . . am1x1 + am2x2 + … + amnxn <= bm x1, x2, …, xn >= 0
Dual
Minimumkan: w = b1y1 + b2y2 + … + bmym
Berdasarkan pembatas:
Posted In
penelitian operasional 2,
Teori Dualitas
|
0
komentar
|
edit
Posted In
markov,
penelitian operasional 2,
probabilitas transisi
|
0
komentar
|
edit
Posted In
markov,
penelitian operasional 2,
sejarah
|
0
komentar
|
edit
Posted In
markov,
penelitian operasional 2,
pengertian
|
0
komentar
|
edit